Mendesain ruang laboratorium tidak bisa asal-asalan. Setiap furnitur harus mempertimbangkan faktor keselamatan, efisiensi ruang, hingga kenyamanan pengguna.
Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu bahwa Indonesia sudah memiliki standar resmi yang bisa dijadikan acuan. Salah satunya adalah SNI 6197:2020.
Apa itu SNI 6197:2020?
SNI 6197:2020 adalah standar nasional Indonesia yang menetapkan spesifikasi sistem furnitur laboratorium, mulai dari desain, bahan, hingga cara pemasangan. Standar ini dirilis oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan ditujukan untuk memastikan bahwa seluruh elemen furnitur laboratorium mendukung kegiatan kerja yang aman, ergonomis, dan tahan lama.
Beberapa komponen yang diatur dalam SNI ini mencakup meja kerja laboratorium, lemari penyimpanan bahan kimia, rak peralatan, hingga sistem wastafel dan pelindung percikan. Selain itu, standar ini juga memberikan panduan tentang ketahanan material terhadap bahan kimia, cara pengujian mutu produk, dan persyaratan pemasangan yang aman.
Mengapa SNI 6197:2020 Penting untuk Laboratorium Anda?
Mengikuti SNI 6197:2020 bukan hanya soal kepatuhan terhadap regulasi, tapi juga soal keselamatan dan efisiensi kerja. Laboratorium adalah ruang kerja dengan tingkat risiko tinggi. Aktivitas di dalamnya melibatkan bahan kimia berbahaya, peralatan sensitif, dan proses yang menuntut ketelitian tinggi. Dalam kondisi seperti ini, kualitas furnitur bukan hal sepele.
Dengan menerapkan SNI 6197:2020, Anda memastikan bahwa setiap komponen furnitur—dari meja kerja hingga lemari penyimpanan—telah dirancang untuk mendukung aktivitas laboratorium secara optimal. Misalnya, standar ini mengatur penggunaan material tahan bahan kimia dan panas, ukuran furnitur yang ergonomis, serta sistem instalasi yang aman.
Selain itu, penggunaan furnitur yang sesuai standar juga membantu memperpanjang umur pakai fasilitas, mengurangi biaya perawatan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman bagi tim laboratorium Anda.
Baca juga: Apa Itu Biosafety Level (BSL)?
Komponen Furniture yang Diatur dalam SNI 6197:2020
SNI 6197:2020 membagi sistem furniture laboratorium ke dalam beberapa komponen utama yang harus memenuhi persyaratan teknis tertentu. Tujuannya adalah agar semua bagian saling mendukung dalam menciptakan ruang kerja yang fungsional, aman, dan tahan lama.
Berikut beberapa komponen yang diatur dalam standar ini:
Meja kerja laboratorium
Harus menggunakan material yang tahan terhadap bahan kimia, panas, dan kelembapan. Permukaan meja juga wajib mudah dibersihkan dan memiliki konstruksi yang kokoh agar tidak mudah goyah saat digunakan.
Lemari penyimpanan bahan kimia
Dilengkapi ventilasi dan sistem penguncian untuk mencegah risiko kebocoran, paparan uap, atau akses tidak sah. Material lemari juga harus tahan terhadap korosi.
Rak alat dan kabinet penyimpanan
Disarankan memiliki desain modular agar mudah disesuaikan dengan kebutuhan ruang. SNI juga mengatur tinggi maksimal, kedalaman, dan ketahanan beban tiap rak.
Sink laboratorium dan sistem saluran pembuangan
Bagian ini harus terbuat dari bahan tahan korosi dan dirancang untuk meminimalkan cipratan. Posisi wastafel juga harus mudah dijangkau tanpa mengganggu alur kerja.
Sistem penyangga (leg frames) dan struktur penopang
Harus mampu menahan beban berat alat atau bahan kimia dalam jangka panjang tanpa deformasi.
Dengan pedoman ini, Anda tidak perlu lagi menebak-nebak apakah desain furnitur laboratorium Anda sudah aman dan sesuai fungsi.
Baca juga: Cara Merencanakan Tata Letak Laboratorium yang Efisien
Siapa yang Wajib Menerapkan SNI 6197:2020?
SNI 6197:2020 berlaku untuk berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan atau pengadaan laboratorium. Standar ini tidak hanya relevan bagi kontraktor dan penyedia furnitur, tapi juga penting dipahami oleh pemilik institusi, perancang bangunan, hingga pengelola laboratorium.
Beberapa sektor yang wajib atau sangat dianjurkan mengikuti standar ini antara lain:
Sekolah dan universitas
Terutama laboratorium IPA, kimia, biologi, atau teknik yang digunakan untuk kegiatan praktikum maupun riset.
Rumah sakit dan laboratorium klinis
Tempat yang menangani sampel medis memerlukan standar keamanan ekstra, termasuk dari sisi furnitur dan penataan ruang.
Industri manufaktur dan farmasi
Laboratorium kontrol kualitas dan R&D harus memenuhi standar agar hasil pengujian akurat dan lingkungan kerja tetap aman.
Instansi pemerintah atau lembaga riset
Seperti laboratorium BUMN, kementerian, atau pusat penelitian yang menangani proyek strategis dan publik.
Dengan mengacu pada SNI 6197:2020, institusi Anda bisa menghindari risiko kecelakaan, kerusakan alat, atau bahkan audit gagal karena tidak memenuhi spesifikasi teknis.
Kesimpulan
SNI 6197:2020 hadir sebagai panduan penting untuk menciptakan ruang laboratorium yang aman, efisien, dan sesuai standar nasional. Dengan memahami dan menerapkan standar ini, Anda tidak hanya melindungi pengguna laboratorium, tetapi juga menjaga kualitas kerja dan investasi jangka panjang dalam infrastruktur laboratorium itu sendiri.
Jika Anda sedang merencanakan pembangunan atau renovasi laboratorium, pastikan semua aspek furnitur dan instalasi sudah sesuai standar. Jangan sampai Anda melewatkan detail teknis yang justru berdampak besar terhadap keselamatan dan performa kerja.
Butuh bantuan memastikan furnitur laboratorium Anda sesuai SNI 6197:2020?
Kami siap membantu mulai dari perencanaan hingga pemasangan. Konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim Labfurnitureindonesia.com hari ini.



